Bagaimana Cara Membuat Banner yang Efektif untuk Meningkatkan Penjualan?

Ada banyak strategi untuk menarik perhatian calon konsumen. Salah satu strategi jitu untuk menggiring pengunjung website masuk ke halaman layanan atau produk kalian adalah dengan menggunakan banner ads. Secara ringkas, banner ads adalah iklan yang dikemas dalam bentuk mirip spanduk/ banner dan dipasang di halaman website. Selain di pasang pada website, banner ads juga dibutuhkan untuk beriklan di Facebook. Tentu saja desain banner ads menjadi faktor penting untuk menarik perhatian orang.

Berikut ini adalah salah satu contoh desain banner yang paling menarik:

Cara Desain Banner

photo doc: kompas.com

Iklan online berbentuk banner ini bisa kalian buat sendiri atau bila ingin optimal sebaiknya gunakanlah jasa desain grafis yang sudah berpengalaman di bidangnya. Nah, lantas bagaimana cara membuat banner yang efektif dan mampu meningkatkan penjualan? Untuk mendapatkan jawabannya, simak tips seputar pembuatan banner ads berikut ini.

 

1. Dimensi, Format dan Ukuran File Banner Ads yang Tepat

iklan online

photo doc: strongautomotive.com

Banner ads bisa dibuat dengan dimensi yang beragam sesuai dengan lokasi penempatannya. Dari beragam dimensi banner ads, setidaknya ada 3 dimensi banner ads yang mampu menghasilkan impression atau impresi tinggi ketika ditayangkan di jaringan Google.

Adapun 3 dimensi banner ads yang paling efektif tersebut adalah:

  • Dimensi banner 300×250
  • Dimensi banner 728×90
  • Dimensi banner 160×600

Impresi adalah ukuran “keterlihatan” dari sebuah iklan online dalam hal ini banner ads. Semakin tinggi nilai impresi, maka semakin tinggi pula jangkauannya.

Selain memilih dimensi banner yang tepat, format banner sebaiknya menggunakan format PNG atau JPG untuk format banner status. Sedangkan untuk versi animasi, kalian bisa memakai format GIF atau SWF. Banner ads versi animasi memang terlihat menarik. Namun kalian perlu mengatur agar durasi animasi tidak terlampau lama. Sebab tak semua pengunjung punya waktu yang cukup untuk melihatnya hingga selesai.

Saat membuat desain banner, perhatikan pula mengenai ukuran file. Untuk foto maupun animasi sebaiknya ukuran file tidak lebih dari 150KB.

Ukuran file yang besar akan membuat loading website lebih lama. Para pengunjung web yang tidak sabar pastinya akan segera kabur meninggalkan website kalian.

 

2. Menentukan Warna untuk Desain Banner

Ada banyak pilihan warna untuk banner ads dan sebenarnya tidak ada keharusan untuk menggunakan warna tertentu.  Namun kenyataannya, warna-warna tertentu bisa memberikan efek yang berbeda untuk pengunjung. Karena itulah sangat penting untuk menentukan warna banner ads yang tepat. Berikut ini beberapa warna dan kesan yang bisa ditimbulkan.

  • Warna Putih

Memberikan kesan bersih, simple, modern dan muda.

  • Merah

Warna ini memiliki daya tarik yang kuat bagi pengunjung. Tetapi sebaiknya jangan gunakan secara berlebihan. Terlalu banyak banner ads dengan warna merah menyala pada satu halaman sepertinya akan mengganggu kenyamanan. Hindari memilih warna merah untuk banner ads jika kalian ingin menghadirkan kesan formal dan dewasa.

  • Biru

Warna biru seringkali dipilih sebagai salah satu warna untuk logo. Karena itu jika logo perusahaan kalian mengandung unsur warna biru, gunakanlah warna biru pula untuk warna banner ads. Warna ini memberi kesan formal, intelek dan kepercayaan.

  • Hijau

Pilihan warna hijau akan membuat mata pengunjung terasa nyaman saat melihat banner ads yang kalian buat. Selain itu, warna hijau memberi kesan sehat, makmur, ramah lingkungan dan alami.

  • Orange

Warna orange menjadi pilihan yang tepat untuk warna tombol CTA. Meskipun kalah menyolok dibandingkan warna merah tetapi warna orange bisa menghadirkan energi yang positif. Warna orange memberi kesan menyegarkan dan gembira.


sosial-media-marketing


  • Ungu

Warna ungu memberi kesan menenangkan dan menyejukkan bagi orang yang melihatnya.  Warna ungu juga berkesan mewah, identik dengan kaum wanita dan kebangsawanan.

Akan jauh lebih baik lagi, jika warna yang dipilih menyesuaikan dengan warna identitas brand kalian.

 

3. Desain Banner Tak Harus Rumit

desain banner

photo doc: kompas.com

Berkaitan dengan desain banner ads, tentu kalian bertanya-tanya desain seperti apa yang efektif meningkatkan penjualan? Penting untuk dicamkan bahwa desain banner yang efektif tidak harus rumit. Desain yang sederhana justru bisa menarik perhatian dengan optimal.

Untuk menghasilkan desain banner ads yang sederhana, kurangi pemakaian ornamen ataupun gambar. Setidaknya dalam sebuah banner ads terdiri dari elemen satu ornamen, satu gambar, satu pesan, satu Call to Action dan satu identitas perusahaan atau brand. Kesan sederhana akan terlihat dari kombinasi elemen-elemen tersebut.

Jika memakai gambar, pastikan kalian tidak asal mengambil gambar. Hanya gunakan gambar berkualitas tinggi, beresolusi tinggi, relevan dengan perusahaan dan menampilkan citra perusahaan. Ada baiknya jika kalian menggunakan jasa foto profesional dan model profesional untuk mendapatkan foto yang benar-benar bagus.

Pilihan lainnya, kalian bisa membeli foto berlisensi. Ada banyak pilihan foto-foto berkualitas tinggi dari beberapa situs penyedia foto. Alternatif lainnya, kalian bisa menggunakan jasa desain grafis untuk menciptakan ilustrasi yang dibutuhkan.

Sebenarnya gambar tidak mutlak ada di dalam desain banner. Kalian juga menciptakan banner yang kreatif dengan tipografi. Seni memilih dan menata huruf ini bisa menjadi solusi untuk menghadirkan bannder ads yang unik, menarik dan sekaligus informatif.

Hindari pula menggunakan kombinasi warna yang terlalu banyak. Utamakan informasi di dalam banner ads bisa terbaca dengan jelas dan bisa dipahami. Fokuslah merancang teks yang singkat, padat, kaya informasi dan mudah dipahami. Seringkali, inilah yang menjadi bagian paling sulit saat membuat desain banner ads.

Sementara itu jika kalian ingin membuat banner ads berupa animasi, buatlah animasi yang sederhana dan mudah dipahami. Usahakan agar banner ads animasi tak lebih dari 15 detik dan pastikan agar animasi tersebut tidak berulang lebih dari 3 kali. Lalu pada frame terakhir tambahkan pula Call to Action yang jelas.

 

4. Jangan Lupakan Call to Action

Call to Action atau CTA adalah teks atau tombol yang mengajak pengunjung untuk melakukan tindakan. Misalnya saja, “Beli Sekarang”, “Daftar Gratis”, “Cari Sekarang” atau “Mulai Sekarang”. Bergantung pada jenis banner ads yang dibuat, penggunaan bentuk tombol CTA lebih efektif dibandingkan CTA yang berbentuk teks saja.

Adapun posisi strategis untuk tombol CTA ini adalah di kanan bawah banner. Jika kalian membuat set banner ads, maka pastikan posisikan tombol CTA dan warna tombol CTA seragam sehingga tampak sebagai satu kesatuan.

Atur pula agar CTA terlihat menonjol mulai dari warna, bentuk hingga tipografi yang digunakan. Perhatikan mengenai kontras warna antara CTA dengan background banner ads dan juga keserasian dengan warna brand perusahaan.

 

5. Memasukkan Unsur-unsur yang Membangun Branding

Cara Membuat Banner

photo doc: kompas.com

Penggunaan warna, gambar, dan tipografi yang sama secara konsisten pada semua material marketing menjadi salah satu cara untuk membangun branding perusahaan atau bisnis.

Demikian pula pada desain banner ads. Tak sekedar media iklan online, banner ads membantu membangun brand perusahaan.

Karena memiliki fungsi yang lebih luas selain sebagai iklan online, maka ada unsur-unsur yang sebaiknya dimasukkan ke dalam banner ads.

  • Logo

Memasukkan logo ke dalam desain banner menjadi cara efektif untuk memperkenalkan brand atau usaha kalian. Kehadiran logo juga memberikan identitas yang jelas bagi banner dan membangun kepercayaan sehingga pengunjung tidak merasa was-was untuk melakukan klik pada banner tersebut. Pastikan kalian memasang logo dengan ukuran yang tepat sehingga informasi pada logo terbaca jelas.

  • Warna dan Font

Selain logo, identitas brand atau perusahaan bisa ditonjolkan pada banner ads dengan memasukkan warna-warna dan font yang biasa dipakai pada perusahaan. Dengan cara ini, banner ads akan menjadi bagian dari identitas perusahaan atau brand kalian.

Banner ads dengan identitas yang jelas dan desain yang menarik akan membuat pengunjung lebih mudah mengingat brand kalian. Selain itu, banner ads juga mendorong peningkatan traffic website. Jika banner ads di pasang di website lain, maka pengunjung yang melakukan klik pada banner akan dibawa masuk ke dalam website milik kalian.

 

6. Desain Banner Ads yang Responsif

Selain memastikan desain untuk banner cukup menarik dan jelas, kalian juga perlu membuat banner yang responsif. Sebab saat ini, pengguna internet lebih banyak menggunakan smartphone untuk mengakses informasi. Karena itu pastikan, display banner ads dapat tampil dengan baik di perangkat-perangkat mobile. Untuk membuat banner yang responsif, dibutuhkan keahlian khusus dalam hal coding seperti CSS, Javascript ataupun HTML.


Butuh Jasa Desain Banner Paling Keren?


Nah, berbekal beberapa tips cara membuat banner yang efektif untuk meningkatkan penjualan, apakah sekarang kalian siap membuat banner ads sendiri? Proses menciptakan desain banner yang efektif memang tidak mudah. Tetapi juga bukan sesuatu hal yang tak mungkin dilakukan.

Tak cukup sekali, mungkin kalian harus membuat beberapa banner ads sampai mendapatkan hasil yang memuaskan. Atau jika ingin lebih cepat, gunakanlah jasa desain grafis. Kalian bisa berdiskusi, mengolah ide, dan merevisi bersama dengan orang yang sudah terbiasa dengan dunia desain grafis dan sekaligus dunia online marketing.

Jika kalian hanya membuat satu banner ads saja, memang sedikit sulit untuk melihat tingkat keberhasilan banner ads tersebut. Untuk itu kalian bisa membuat beberapa banner dengan materi iklan yang sama, lalu mengamati efek dari masing-masing banner tersebut. Dari perbandingan efek banner-banner tersebut, kalian akan mendapatkan satu atau beberapa banner ads yang efektif meningkatkan penjualan.