8 Langkah Lengkap Ciptakan Ide Bisnis Kreatif Jadi Kenyataan

Di jaman yang ‘semua serba ada’ ini, tampaknya sulit sekali menemukan ide bisnis kreatif yang bisa survive di pasar. Sebagian orang bingung dan sebagian lagi bersusah payah tapi tidak juga menemukan sebuah usaha yang bisa booming.

Kenapa banyak orang dengan ide-ide cemerlang

Sebelum kita membahas cara-cara menciptakan ide bisnis kreatif, ada baiknya mengetahui batu sandungannya terlebih dahulu agar bisa kita singkirkan supaya tidak menghalangi jalan.

Alasan yang kurang masuk akal dibawah ini membuat kita susah menemukan ide bisnis

 

1. Bingung mulai dari mana

Bisnis apa ya yang belum ada di sini?

Ini lho, pertanyaan yang menjebak.

Kalau mencari yang belum ada, rasa-rasanya… emang gak ada!

Padahal ide bisnis itu tidak perlu harus mencari-cari yang belum ada. Kenapa tidak terpikir untuk mengembangkan yang sudah tersedia?

Itu namanya berinovasi.

Jika diteliti lebih lanjut, peluang masih terbuka lebar. Dan akan saya jelaskan di bagian lain artikel ini.

 

2. Malas

Ketika membahas tentang ide-ide kreatif, Andrew Darwis sang penemu Kaskus pernah bilang, “Hambatan terbesar (pemuda Indonesia) adalah rasa malas.”

hambatan mencari ide adalah pemalas

Sumber: Giphy

Kalau tidak didorong, tidak mau memulai.

Apakah di antara kalian ada yang seperti ini?

Di artikel ini, kalian akan menemukan langkah-langkah paling penting sebelum membuka usaha, proses yang vital untuk menciptakan ide bisnis kreatif!

Niscaya kalian juga akan termotivasi untuk bergerak

 

3. Sudah memiliki pekerjaan tetap

Lantas kenapa kalau sudah punya pekerjaan? Tidak boleh punya bisnis sampingan?

sudah memiliki pekerjaan tetap

sumber: Giphy

Untuk memulai sebuah usaha bukan berarti kita harus meninggalkan pekerjaan yang sudah ada. Ada banyak jenis usaha yang tidak memerlukan kalian secara full-time. Bahkan ada juga bisnis yang tidak memaksa kalian untuk berhenti bekerja.

 

4. Takut gagal

Setiap orang pasti punya rasa takut. Takut gagal, takut banyak kendala yang harus dilalui. Tapi yang pasti, kalian jangan pernah takut untuk memulai.

Seorang bayi juga pasti pernah jatuh pas mereka belajar berjalan. Ga ada bayi yang tiba-tiba bisa berjalan tanpa dibimbing. Bener kan?

Namanya memulai usaha, ketakutan pasti ada.

Risiko kerugian dalam usaha itu bisa di minimalisir kalau kita mau meluangkan waktu untuk mengembangkan rencana yang solid serta kalkulasi biaya yang teliti dengan risk management.

 

5. Buka bisnis harus punya banyak modal

“Buka resto modalnya harus M”
“Mau jualan baju harus beli dulu stoknya”
“Mau jual minuman di mall, sewa booth-nya mahal!”

Uang memang penting untuk memulai bisnis tapi ada beragam ide bisnis kreatif yang tidak membutuhkan modal besar di awal.

Coba deh kalian pikirkan lagi, apakah hal-hal di atas itu sudah dibilang bisnis kreatif?

Dalam perkembangannya, usaha yang semakin maju pasti membutuhkan surat izin tertentu, biaya operasional yang semakin besar serta biaya mengiklankan usahanya.

Bisnis kreatif memang sangat sakral
Kenapa saya katakan sakral?
Karena jarang yang bisa menciptakan. Dan yang sudah punya pun biasanya pelit untuk berbagi pemikiran.
Wajar…

Ada ketakutan dari para pelaku bisnis, kalau ide mereka dicuri orang lain
Ibaratnya, kita takut memberikan senjata kita kepada orang lain.
Padahal, belum tentu juga orang tersebut menembakkan pelurunya tepat sasaran.

Bisnis kreatif yang sudah muncul di Google Search itu tidak lagi kreatif. Apakah kata-kata saya masuk akal?

Kalau sudah ada banyak daftar bisnis kreatif yang mudah dicari oleh jemari kita, itu artinya bisnis tersebut sudah tidak punya unsur kreatif lagi. Betul, tidak?

Jadi, ketimbang mencari bisnis apa yang sedang booming di internet, bukankah lebih bagus lagi kalau kalian tahu cara menciptakannya?

Tapi menciptakan ide bisnis butuh otak encer. Hanya orang pintar saja yang bisa.

Oh, tentu tidak.

Banyak pencetus bisnis yang brilian, sekolahnya tidak sampai S2 bahkan ada yang tidak tamat SMA. Tapi mereka bisa sukses. Kok bisa?

Mereka melihat peluang!

Bagaimana melihat peluang?


Mulailah melangkah dengan nyata!

 

1. Berpikiran positif

Kalau hanya berpikir, apa bisa jadi kenyataan? Tentu saja!

Ini adalah langkah awal yang menguatkan mental kalian untuk mendapatkan ide bisnis kreatif. Setelah anggapan-anggapan negatif di atas terpatahkan, kalian dapat mulai melatih otak untuk berpikiran positif terhadap ide-ide bisnis yang muncul di benak.

Seperti apa sih teknik berpikir positif itu?

Pikirkanlah hal-hal yang membuat kalian merasa bersyukur. Seperti memiliki mata untuk membaca artikel ini. Memiliki kaki untuk menjelajah. Dan lain-lain.

Memang simple, tapi 2-pikran yang baik akan membuat kalian fokus pada ‘kelebihan’ ketimbang ‘kekurangan’.
“Dengan berusaha, saya pasti bisa sukses” – ini juga salah satu pemikiran positif.

ide kreatif harus positive

Sumber: www.century21.ca

Jadi.. berpikiran positif disini bukan serta merta tanpa usaha apa-apa. Tapi meyakinkan diri sendiri bahwa jalan yang ditempuh itu akan menuju kesuksesan.

Banyak yang bilang, rejeki sudah ada yang mengatur jadi kalau kata orang Jawa, tidak perlu ngoyo…

Yup, memang rejeki sudah ada yang mengatur. Kalian tinggal menyediakan wadahnya saja. Jadi ketika rejeki tersebut turun, kalian bisa menikmati hasilnya.

Ini yang saya namakan positif yang realistis.

2. Mulailah mencari masalah

“Don’t just start a business, solve a problem.”

Google membuat pencarian informasi jadi sangat mudah

Tokopedia berjasa mengangkat sektor UKM dalam hal jual beli barang

Go-Food menciptakan solusi buat yang sedang lapar tapi malas gerak

Solusi-solusi di atas menyelesaikan masalah yang simple, kan? Kini bisa dilihat dampaknya.

Lalu, solusi apa yang kalian tawarkan dengan bisnis tersebut?

menawarkan solusi adalah salah satu ide bisnis

Sumber: Giphy

Mengidentifikasi masalah bisa dimulai dari lingkup terkecil seperti teman dan keluarga. Apa sih, yang sering mereka keluhkan?

Lalu lingkup yang lebih besar dalam sektor industri di sekitar kalian, apa yang sering membuat konsumen kecewa?
Cukup dengan mempertajam ‘rasa peka’ kalian.. itu sudah menjadi senjata yang ampuh untuk memulai memikirkan ide bisnis kreatif.

Jadilah peka… dan seringlah bertanya pada diri sendiri..

“Apa yang akan saya dapatkan dengan bisnis ini selain profit?”
“ Apakah ada benefit?”
“Apakah bisnis saya ini bisa merubah cara hidup seseorang menjadi lebih mudah?”

Mulailah mengobservasi lingkungan sekitar dan perbanyak pengetahuan dengan membaca dan mengamati. Rajin-rajinlah melihat kolom surat pembaca di koran. Apa saja sih yang dikeluhkan/diinginkan orang-orang? Atau mencari forum-forum yang ada di internet. Kalian akan menemukan berbagai hal yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Giring pemikiran kepada ‘manfaat’ alih-alih ‘keuntungan’

Karena yang bermanfaat pasti dipakai.

3. Menulis ide bisnis

Tapi saya tidak pandai menulis

Lho, siapa bilang kalian harus publikasi ide bisnis kreatif yang kalian temukan?
Ini hanya semacam coret-coretan di buku jurnal pribadi.

ide bisnis kreatif

sumber : giphy

Ada penjelasan psikologis tentang hal ini. Studi yang dilakukan oleh Universitas Indiana menemukan bahwa otak dapat mudah mencerna ide-ide yang tertulis dan membuat kita lebih fokus terhadap apa saja yang kalian tulis.
Menulis disini tak hanya ide bisnis kreatif yang ingin kalian buka tetapi sekaligus perencanaan yang nyata.

Misalnya, kalian ingin membuka usaha kuliner. Tulislah peralatan apa saja yang diperlukan dan biayanya. Contoh, tabung gas LPG, peralatan makan, meja kursi dan lain sebagainya.

4. Lakukan riset

 

Yang pertama, riset kecil-kecilan

Jika kalian sudah menemukan ide bisnis kreatif, lakukan riset kecil-kecilan dengan mencarinya di Google. Lalu lihat apakah bisnis tersebut sudah ada dan bagaimana respon pasar terhadap usaha itu. Kalian juga perlu melihat bisnis-bisnis sejenis karena mereka akan menjadi kompetitor kalian.

Rajin-rajinlah mendatangi mall, pusat perbelanjaan, atau taman bermain.

Atau ke rumah seorang kerabat yang sudah lama tidak kalian kunjungi.

Bukankah ini riset yang menyenangkan?

Tidak perlu berpikiran ruwet untuk mencari ide bisnis kreatif karena jika kalian teliti mengamati, ide itu bisa saja berada di dekat kalian.


Data adalah bagian penting dalam urusan menentukan ide, perlu keahlian khusus untuk Input Data dan memberikan hasil yang terbaik menurut kita. Gunakan jasa freelancer untuk mempersingkat waktu kalian, agar kalian dapat mewujudkan ide kalian lebih cepat.


 

Yang kedua, riset besar-besaran

Pernah stalker profil seseorang di Instagram?

Yup, tekniknya mirip seperti itu. Mungkin kini saatnya membuat sesi stalking lebih positif dan bermanfaat ya..

Masuklah ke akun sosmed kalian lalu mulailah mencari dengan hashtag tertentu sesuai niche ide bisnisnya. Lihat profil kompetitor lalu teliti komentar-komentar follower-nya dan apa saja yang mereka bicarakan.

Jika ada keluhan, lihat juga bagaimana mereka menangani masalah tersebut.

Tapi sosial media tidak bisa mewakili personality seseorang, apalagi sebuah bisnis?

Memang tidak. Tapi first impression matters.

Akun-akun official di sosmed adalah citra sebuah bisnis di depan publik. Jika image di depan publik saja sudah jelek, bisa dibayangkan seperti apa aslinya?

Dengan menjelajahi dunia social media, kalian dapat memilih platform mana yang pas untuk ide bisnis kalian nanti.

stalking media social

sumber : thefurmanpaladin.com

 

Kami membahas lebih dalam mengenai riset di artikel ini : Panduan Jitu Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Memulai Bisnis

 

5. Mencari niche baru

Jangan mundur dulu saat mengetahui bahwa ide bisnis yang kalian temukan sudah banyak yang punya. Kalian masih bisa berinovasi. Ada banyak contoh bisnis yang sukses berkat kreatifitas.

Pernah dengar kue tart mie instan?

Kalau belum, ini bentuknya

contoh ide kreatif

sumber : dream.co.id

Kue tart dari mie instan adalah salah satu bisnis yang mengandalkan kreatifitas. Mie instan sudah sangat umum, begitupun kue tart. Dua hal yang umum ini digabung dan menjadi hal baru di dunia kuliner yang laris manis.

Contoh lainnya yaitu produk flat shoes merk Damn Heels.

Damn Heels menjadi sepatu favorit selebriti karena dapat dilipat dan dimasukkan ke dalam tas mereka. Tujuannya simple. Supaya saat mereka sudah lelah dan kesakitan memakain sepatu hak tinggi, mereka dapat dengan mudah berganti sepatu dengan yang lebih nyaman, tapi tetap stylish!

Tak hanya itu, Damn Heels juga memiliki packaging yang elegan dan mewah sehingga cocok untuk segmen pasarnya.

Kalian bisa memulai dengan kategori-kategori bisnis yang ‘kurang inovasi’ dan mulai memikirkan cara kreatif untuk mengembangkannya. Bisa juga menciptakan versi murah dari sebuah produk supaya dapat menjangkau kalangan yang berbeda.

6. Jangan lupa bersantai

Ingat, dulu Archimedes menemukan rumus volume saat ia berada di bak mandi?

archimedes ideas

sumber: youtube

Santai memang tidak identik dengan kata bisnis itu sendiri tapi riset sudah membuktikan bahwa 72% orang menemukan ide bisnis kreatif saat mereka sedang di kamar mandi.

Mengapa?

Karena saat itu kalian benar-benar menikmati me-time, mungkin juga melamun. Dan saat itu otak mengirimkan sinyal untuk rileks. Saat kita rileks, pikiran jadi jernih.

Intinya, bukan lantas kalian harus ke kamar mandi untuk menemukan ide bisnis yang kreatif. Tapi luangkanlah waktu untuk bersantai, termasuk meletakkan smartphone sejenak. Saat kita tidak memiliki banyak ekspektasi, biasanya malah muncul hal-hal luar biasa, diluar ekspektasi.

7. Banyak bertanya

Mulailah survey pasar dengan mencari target market yang potensial dan bertanya seputar ide bisnis kreatif kalian. Bisa dimulai dari lingkungan keluarga, teman atau berkunjung ke tempat-tempat dimana usaha tersebut sudah dijual.

Dengan meninjau pasar, kalian punya bayangan bagaimana penjualan produk tersebut dan membandingkan satu dengan yang lain.

Sah-sah saja meminta pendapat orang lain selama itu membantu kalian berkembang.

mendapatkan ide bisnis dengan survey

sumber: Giphy

Dengan melakukan survey, kalian bisa lebih mudah mempertimbangkan untung rugi dan kemungkinan tantangan yang dihadapi.

Yang perlu diingat, bertanya untuk menambah pengetahuan sangat disarankan.

Tapi jangan sampai nasehat yang kalian terima membuat kalian terbawa arus dan tidak punya pendirian.

Ingat juga, yang kerjaannya ikut-ikutan namanya followers bukan inventors.

 

8. Eksekusi ide bisnis

Sama seperti saya menyusun skripsi dulu.

Ada kerangka pikiran, bab pembuka, isi, dan penutup.

Dosen pun memberikan batasan waktu kepada mahasiswanya.

Kapan harus memulai bab 1 kapan harus selesai revisi dan kapan harus maju sidang.

Eksekusi ide itu hampir mirip seperti skripsi tapi bedanya kita sendirilah yang menentukan deadline

Dan tentunya tidak perlu menulis seformal skripsi.
Harusnya lebih fleksibel, kan?

ide bisnis to start

Sumber: executivefranchises

Kalian pasti memiliki banyak ‘kerangka pikiran’ yang sudah tertuang dalam notebook.

Tapi sekali lagi, ide bisnis sekreatif apapun tidak akan membawa untung sepeserpun jika tidak ada wujudnya.

Ide tanpa eksekusi bagaikan tong kosong yang nyaring bunyinya…

Setelah membedah ide satu demi satu dan mempertimbangkan baik buruknya, kini saatnya mengeksekusi ide yang paling kreatif menurut kalian dan mulai menyusun rencana solid untuk dijalankan.

Rencana solid ini meliputi rancangan biaya, sumber daya, konsep jualan, dan strategi marketing. Ini penting terutama untuk startup yang mulai mencari investor karena besar kemungkinan mereka untuk menanyakan hal-hal detail seputar rencana bisnis kalian.

Nah eksekusi adalah bagian akhir dari jurnal perjalanan ide bisnis kalian

Saya tergelitik dengan tagline dari buku “7 Day Startup” yang ditulis oleh Dan Norris penemu WP Curve.

Disitu jelas tertulis dengan font ukuran besar, “You don’t learn until you launch”
Jadi sebenarnya, artikel ini hanyalah panduan agar ide-ide bisnis kalian tertampung, tertulis dan terlaksana dengan baik.

Tapi tombol START itu murni berada di tangan kalian
Kalian-lah yang harus berani mengambil langkah

Kesimpulannya…

Ide bisnis kreatif yang kalian temukan, harus dapat menjadi solusi.
Bisnis tersebut bisa memberi manfaat untuk orang lain dan dari sini kalian baru mengembangkan teknik pemasaran dan strategi memajukan usaha tersebut.

Jangan ragu untuk bertemu dengan banyak orang, dan jangan malu bertanya.

Tulis semua gagasan yang kalian temukan, sekecil apapun dan sebesar apapun, di dalam buku jurnal

Jangan lupa untuk bersantai dan menikmati hidup karena dari sinilah ide brilian sering ditemukan
Pertimbangkan passion dan interest kalian sendiri siapa tahu itu bisa menjadi sebuah ide bisnis yang belum pernah ada.

Riset baik-baik tentang ide bisnis tersebut, kompetitor serta kemungkinan untuk menciptakan inovasi dari bisnis yang sudah ada.

Ada quote yang selalu terngiang di telinga saya sampai saat ini

“Success is not final; failure is not fatal: It is the courage to continue that counts.”

Selamat mencari ide bisnis kreatif! Jangan lupa untuk share pengalaman kalian kepada saya setelah menerapkan langkah-langkah di atas!

 

15 Pilihan Cara Bisnis Online yang Bisa Merubah Hidup Kalian

Ini adalah panduan alternatif bagi Anda yang belum memiliki ide bisnis online. Mulai dari ide bisnis online paling kecil hingga paling besar, semuanya bisa dijalangkan dengan mudah dan menguntungkan mulai dari sekarang.

 

Panduan Jitu Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Start Bisnis

Panduan lengkap tentang cara riset pasar untuk melakukan analisa terhadap produk yang akan dijual serta mendapatkan kumpulan berbagai data dan saran yang bisa digunakan untuk mengembangkan ide bisnis.

 

9 Rahasia Penting dalam Perencanaan Produk Baru yang Pasti Laris

Panduan lengkap dengan rahasia sukses dalam perencanaan produk baru yang sesuai dengan jenis kebutuhan dan target market. Dijamin 90% pasti laris.

Adhitya Pratama

Adhitya Pratama

Creator of Dongengtravel.com | Digital Marketing at Sribu & Sribulancer
Follow Me: