Panduan Jitu Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Start Bisnis

Riset pasar merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan sebuah bisnis dan tidak boleh dilewatkan begitu saja. Setelah kalian sudah menemukan ide bisnis dengan cara yang telah kami berikan.

Fokus selanjutnya bagi kalian adalah meluangkan waktu untuk melakukan riset pasar.

Tapi, bagaimana cara melakukan riset pasar yang tepat, efektif dan efisien? Bukankah riset pasar itu merupakan sebuah kegiatan yang rumit dan membutuhkan banyak biaya?

Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, kalian harus lebih dahulu memahami pengertian riset pasar.

Riset pasar adalah sebuah kegiatan riset untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang berhubungan dengan target pasar kalian. Hasil dari riset ini nantinya bisa kalian pergunakan untuk membangun strategi yang efektif untuk pengembangan usaha kalian.

 

Manfaat Riset Pasar

Masih ragu dengan pentingnya riset pasar? Berikut ini adalah daftar singkat dari banyaknya manfaat yang bisa kalian dapatkan dari riset pasar

 

Mengenal lebih dalam karakter pelanggan

Saat melakukan riset pasar, kalian akan bisa lebih mengenal karakter pelanggan yang menjadi target pasar kalian. Hal ini akan membantu kalian untuk:

  • Membuat profil pelanggan
  • Menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan
  • Menemukan lokasi bisnis yang paling tepat
melakukan riset pasar untuk pelanggan

Photo by: retentionscience

Gambar: Data untuk membangun profil pelanggan

 

Pesaing

Riset pasar akan membantu kalian mengenali pesaing yang ada, cara kerja mereka serta bagaimana para pelanggan berinteraksi dengan mereka.

Kenali pesaing kalian agar kalian bisa membangun strategi yang lebih baik lagi.

 

Tingkat kebutuhan produk

sesuai dengan kebutuhan pasar

Gif by : Giphy

Apakah kalian sudah yakin kalau produk yang kalian tawarkan benar-benar bisa diterima dan dibutuhkan oleh masyarakat? Jangan sampai kalian sudah bersusah payah mengembangkan produk namun tidak menerima respon positif hanya karena kalian tidak melakukan riset pasar

 

Peluang

Data yang dikumpulkan saat melakukan riset pasar akan membantu kalian untuk melihat peluang untuk menambah jumlah keuntungan.

Peluang seperti apa yang dimaksud? Peluang ini bisa muncul dalam berbagai bentuk misalnya:

  • Kebutuhan akan jasa atau produk baru
  • Target pasar baru yang berada di daerah atau bahkan negara lain

 

Resiko dan kendala

Data dari riset pasar akan menunjukkan kepada kalian resiko dan kendala yang akan kalian hadapi. Kendala berupa kurangnya vendor, permasalahan sarana dan prasarana, resiko kerusakan barang dan berbagai hal lainnya akan terungkap selama proses riset pasar.

Berbekal data tersebut, kalian bisa mempersiapkan diri sejak dini untuk meminimalisir masalah dikemudian hari.

Sudah jelas bahwa ada begitu banyak manfaat dari riset pasar?

Apakah kalian masih ragu untuk melakukannya?


 

Tahapan dalam Riset Pasar

Bingung bagaimana cara memulai riset pasar ini? Tidak perlu khawatir, berikut ini adalah tahap demi tahap dalam melakukan riset pasar yang bisa kalian jadikan panduan:

tahapan untuk melakukan pengumpulan data riset pasar

Photo by : jurnalmanajemen.com

 

1. Menentukan poin utama dari riset pasar ini.

Apa tujuan utama dari riset pasar ini? Apakah kalian ingin mengetahui apakah produk atau jasa yang kalian tawarkan bisa diterima oleh masyarakat? Atau kalian ingin mengetahui lokasi atau daerah yang paling tepat untuk membuka usaha anda?

Tentukan poin utama dari riset pasar ini agar kalian bisa fokus dan melanjutkan ke tahapan selanjutnya.

 

2. Tipe riset pasar yang akan dipergunakan

Ada beberapa tipe riset pasar yang bisa kalian pergunakan. Masing-masing tipe memiliki tujuan yang berbeda jadi pastikan kalian memilih tipe yang paling tepat, untuk memenuhi kebutuhan anda. Kita akan membahas mengenai tipe riset pasar ini lebih lanjut

 

3. Penentuan metode pengumpulan data

Metode seperti apa yang akan kalian pergunakan untuk mengumpulkan data? Secara umum ada 2 metode pengumpulan data yaitu metode primer dan sekunder. Kedua metode ini akan kita bahas nanti

 

4. Sumber pengumpulan data

Setelah kalian menentukan metode yang akan dipergunakan, pastikan juga untuk memilih sumber pengumpulan data. Apakah kalian akan melakukan pengumpulan data secara acak atau pada lingkungan tertentu saja?

Ingatlah untuk memilih sumber data yang benar-benar relevan dan mewakili target pasar kalian. Jika kalian sedang mengembangkan produk yang lebih umum dipergunakan oleh kaum wanita dewasa, maka tidak mungkin kalian memilih sumber data dari kalangan remaja atau kaum pria.

 

5. Analisis data

Setelah melakukan perencanaan dan pengambilan data, saatnya kalian melakukan analisis data. Bagaimana cara kalian melakukan analisis untuk data tersebut? Apakah kalian membutuhkan sebuah program khusus ataukah kalian lebih memilih untuk melakukan analisa data secara terbuka?

Untuk data yang bersifat kuantitatif, umumnya dipergunakan software khusus. Namun untuk data yang bersifat kualitatis, kalian perlu mengembangkan metode analisa tersendiri, misalnya analisa SWOT (Strong, Weakness, Opportunity, Threats) atau analisa Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman.

analisis data untuk market riset

Photo by : canvanizer.com

 

6. Rekomendasi

Apa yang akan kalian lakukan dengan semua data yang sudah dianalisa tadi? Rekomendasi seperti apa yang cocok dengan semua data tadi?

Semua perencanaan dan pengambilan data yang kalian lakukan tidak akan ada gunanya bila tidak ada rekomendasi mengenai hal yang harus dilakukan.

Bila hasil analisa menunjukkan bahwa ada kekurangan dengan produk yang kalian tawarkan, maka lakukan perbaikan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Bila produk tersebut ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan target pasar, maka kalian bisa menggantinya dengan produk yang lain, mengemas ulang produk tersebut agar sesuai dengan kebutuhan, atau mungkin mencari target pasar baru.

Dalam banyak kasus, kalian mungkin menemukan sebuah hal baru yang layak untuk diselidiki lebih lanjut. Hal ini bisa menjadi salah satu rekomendasi kalian misalnya melakukan riset tambahan untuk menjawab pertanyaan tadi.

Intinya adalah kalian harus memutuskan tindakan apa yang harus kalian ambil berdasarkan semua data tadi, demi tumbuh kembang bisnis kalian.


 

Tipe Riset Pasar

Menentukan tipe riset pasar yang akan kalian pergunakan adalah langkah kedua dalam melakukan riset pasar.

Apa yang dimaksud dengan tipe riset pasar ini?

Hal ini mengacu pada prosedur dan metodologi dalam menjalankan riset pasar. Ada beberapa tipe riset pasar yang masing-masing memiliki tujuan yang berbeda. Pilihlah tipe riset pasar yang paling sesuai dengan kebutuan kalian saat ini

 

Produk testing

Tipe riset pasar yang satu ini akan membantu kalian untuk memahami apakah produk kalian bisa memenuhi keinginan pelanggan atau tidak. Hasil dari produk testing akan memberikan kalian informasi mengenai

  • Sesuai tidaknya produk tersebut dengan kebutuhan pasar
  • Mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki
  • Mengenali fitur produk yang paling penting bagi target pasar kalian

Kalian bisa mempergunakan produk testing saat kalian akan meluncurkan produk baru untuk pertama kalinya ke pasaran.

 

Segmen pasar

Segmen pasar mengacu pada jenis riset yang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan, nilai, perilaku dan data demografi dari para pelanggan.

segmentasi pasar sesuai kebutuhan

Photo by : grepsr

Kalian bisa melakukan survey untuk mengumpulkan data-data tersebut. Apa yang akan kalian pergunakan dengan data yang ada? Kalian bisa mempergunakannya untuk menciptakan strategi marketing yang lebih efektif dan tepat sasaran.

 

Analisa tingkat kepuasan pelanggan

Riset pasar yang satu ini bisa dilakukan oleh semua pelaku usaha untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan dan juga mengukur seberapa besar kemungkinan para pelanggan untuk terus mempergunakan produk atau jasa tersebut.

riset pasar untuk kepuasan konsumen

Photo by : penyala.wordpress.com

Tipe riset pasar yang satu ini akan memberikan petunjuk tentang hal-hal apa saja yang mempengaruhi loyalitas pelanggan. Kalian bisa memanfaatkannya untuk menjaga agar pelanggan anda tidak berpindah ke lain hati

 

Riset harga

Hal seperti apa yang bisa kalian dapatkan dari tipe riset pasar yang satu ini?

Kalian bisa melakukan perbandingan harga dengan pesaing untuk menentukan kisaran harga yang tepat untuk produk kalian. Kalian juga bisa mengetahui fitur-fitur apa saja yang bisa mempengaruhi penetapan harga sebuah produk, yang nantinya bisa kalian terapkan dalam produk kalian.


 

Metode Pengumpulan Data untuk Riset Pasar

Apakah kalian sudah menentukan tipe riset pasar seperti apa yang akan kalian jalankan? Bila sudah, sekarang saatnya untuk menentukan metode pengumpulan data yang akan dipergunakan.

Pemilihan metode yang tepat akan membantu dalam menemukan data yang kalian butuhkan. Metode mana yang akan kalian pilih?

Sebelum memilih metode yang akan dipergunakan, pastikan dulu jenis data yang ingin dikumpulkan. Apakah kalian lebih memilih data dalam bentuk:

 

1. Kualitatif

Mengacu pada riset pasar untuk mengumpulkan data yang bersifat kualitatif atau data yang berupa penjelasan, deskripsi ataupun gambaran mengenai permasalahan yang diungkap. Untuk data seperti ini, metode pengumpulan data yang bisa kalian pergunakan adalah wawancara, observasi, dan fokus grup.

 

2. Kuantitatif

Mengacu pada riset pasar untuk mengumpulkan data dalam bentuk angka atau persentase. Kalian bisa menggunakan survei, audit, dan laporan data pembelian.

Metode ini pada umumnya memerlukan data dalam jumlah besar

Perbandingan antara riset pasar kuantitatif vs kualitatif

Photo by : mymarketresearchmethods

Gambar: Perbandingan antara riset pasar kuantitatif vs kualitatif

 

Oke, sekarang saatnya kalian mulai mengumpulkan data. Ingat, kalian perlu menentukan tujuan utama pengumpulan data ini terlebih dahulu.

Sebagai contoh, ada dua tujuan dari pengumpulan data ini. Tujuan pertama adalah tingkat kebutuhan pasar akan produk pembersih ruangan yang baru, dan tujuan kedua adalah mengetahui tingkat kepuasan pelanggan.

Pertanyaan yang kalian ajukan pasti akan berbeda bukan? Jadi, jadikan tujuan ini sebagai fondasi utama kalian dalam melakukan riset pasar.

Proses melakukan riset pasar ini mungkin terlihat rumit, namun sebenarnya tidak. Untuk memudahkan kalian untuk menjalankan riset pasar, berikut ini adalah sebuah diagram yang menarik untuk diamati:

 

Market Research Grid

Customer Competition Environment
Secondary
Primary

Sumber: www.thebalance.com

 

Diagram ini menggambarkan riset pasar dalam bentuk grid. Metode pengumpulan data dilakukan secara sekunder dan primer.

Sementara itu, sumber data berasal dari customer (pelanggan), competition (pesaing), dan environment (lingkungan).

Contohnya: kalian ingin mengumpulkan data mengenai produk kosmetik baru yang akan kalian luncurkan. Dengan menggunakan metode pengumpulan data sekunder dan primer, kalian perlu mencari tahu mengenai selera calon konsumen mengenai kosmetik (customer)

Dari sisi competition apakah pesaing kalian memiliki jenis produk yang sama dan bagaimana tanggapan masyarakat mengenai produk mereka

Lalu dari sisi environment kalian perlu mencari tahu mengenai peraturan pemerintah mengenai peluncuran produk kosmetik, apakah ada syarat khusus yang harus kalian penuhi dan sebagainya. Di sisi ini, kalian perlu menggali mengenai aspek ekonomi, sosial, dan politik yang mempengaruhi bisnis kalian.

Sekarang kita lanjutkan pada metodenya sendiri. Seperti telah disebutkan diatas, ada dua metode yang bisa kalian pergunakan yaitu metode primer dan sekunder.

 

Metode pengumpulan data primer

Metode ini mengacu pada pengumpulan data yang kalian lakukan sendiri alias langsung dari sumbernya

Metode ini bisa dikatakan sebagai metode yang menghabiskan banyak waktu dan juga biaya. Namun, data yang dihasilkan jauh lebih berharga karena merupakan data terbaru dan juga lebih spesifik, sesuai dengan kebutuhan.

Untuk metode pengumpulan data primer, kalian bisa mempergunakan beberapa metode berikut:

 

Survey

Kalian harus menanyakan sebuah daftar pertanyaan pada sampel target pasar kalian.

Di jaman modern seperti ini, survey bisa dilakukan melalui surat, email, telepon, survey berbasis web atau bisa juga dilakukan secara perorangan

Saat menyusun pertanyaan untuk survey, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Singkat dan sederhana
  • Mudah dipahami
  • Kalimat yang dipergunakan tidak ambigu
  • Sebisa mungkin buatlah daftar pertanyaan yang singkat dan tidak terlalu banyak. Bayangkan saja bila kalian harus menjawab berlembar-lembar halaman survey? Pasti sangat membosankan.
  • Pertimbangkan untuk memilih jenis pertanyaan terbuka (coba gambarkan, tolong jelaskan) atau pertanyaan tertutup (memilih antara beberapa pilihan misalnya ya dan tidak)
  • Lakukan pre-test untuk mengetahui apakah pertanyaan yang sudah kalian buat sudah benar-benar jelas, mudah dimengerti dan tidak memakan waktu terlalu lama untuk diselesaikan

 

Survey merupakan jenis pengumpulan data yang paling banyak dipergunakan. Dengan menggunakan survey, kalian bisa mengumpulkan informasi untuk:

  • Membangun profil pelanggan
  • Melihat tingkat kebutuhan
  • Mengukur tingkat kepuasan pelanggan
  • Mengukur tingkat kesadaran pelanggan akan keberadaan produk atau jasa yang kalian tawarkan
  • Melihat adanya perubahan dalam trend, opini dan perilaku pelanggan terhadap produk kalian

 

Wawancara

Metode ini mengharuskan kalian untuk melakukan wawancara satu per satu. Bisa dikatakan bahwa metode ini akan mengabiskan waktu dan biaya lebih besar bila dibandingkan dengan survey.

wawancara dengan sumber data

Gif by : Giphy

Namun kalian perlu menggunakan metode ini bila:

  • Topik yang dibahas merupakan topik yang sensitif untuk didiskusikan secara terbuka
  • Sumber informasi merupakan orang-orang yang tidak nyaman bila harus membahas topik secara terbuka misalnya dalam sebuah grup.
  • Sang informan memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai topik yang sedang dibahas

Kalian jangan membayangkan model wawancara yang formal seperti saat akan melamar kerja. Model wawancara ini lebih bersifat santai namun ingat, kalian harus tetap memiliki panduan agar pembicaraan tidak melenceng ke topik lain.

 

Fokus grup

Fokus grup ini biasanya melibatkan 8-10 orang untuk membahas topik tertentu.

Kalian bisa menggunakan fokus grup bila ingin mencari tahu mengenai:

  • Trend yang sedang berkembang
  • Analisa perbandingan. Lakukan fokus grup untuk melihat hal-hal yang dilakukan para pelanggan saat membandingkan sesuatu, misalnya fitur apa yang mereka cari, sumber informasi yang mereka pergunakan dan sebagainya
  • Eksplorasi mengenai topik yang sudah disediakan. Misalnya, topik yang dibahas adalah produk makanan ringan. Topik ini bisa dieksplor lebih lanjut misalnya dengan membahas jenis makanan seperti apa yang bisa dijual, harga yang hendak ditawarkan, pertimbangan para peserta fokus grup saat akan membelinya dan lain sebagainya

 

Observasi

Observasi atau pengamatan secara langsung juga bisa kalian lakukan untuk mengumpulkan data yang kalian butuhkan.

observasi

Photo by : blogpsikologi.blogspot.co.id

Kalian bisa turun langsung ke pasar untuk melihat tingkat ketersediaan dan jumlah penjualan produk di berbagai outlet. Selain itu, kalian juga bisa mempergunakannya untuk melihat tingkat ketertarikan pelanggan akan produk dari pesaing.

Metode ini cukup efektif namun tidak bisa disangkal kalau kalian harus mengeluarkan biaya yang cukup besar dan juga waktu yang tidak sedikit karena cakupannya yang benar-benar luas.

 

Tes produk

Kalian memiliki produk baru yang ingin segera diluncurkan ke pasar? Sebelum melakukan hal tersebut, mengapa kalian tidak melakukan produk testing terlebih dahulu untuk melihat reaksi masyarakat?

pengga,baran tes market

Photo by : owrgames.com

 

Bila produk tersebut berupa makanan, berikan sampel gratis di beberapa tempat dan pastikan anda mendapatkan feedback untuk produk tersebut.

Kalian juga bisa memberikan produk atau jasa secara gratis kepada beberapa pihak, dan pastikan juga kalian mendapatkan feedback.

Feedback yang kalian dapatkan dari para pelanggan bisa kalian manfaatkan untuk memperbaiki kualitas produk sebelum akhirnya benar-benar diluncurkan ke pasar.

 

Metode pengumpulan data sekunder

Metode ini menggunakan data riset pasar yang sudah dilakukan oleh pihak lain. Kalian bisa menggunakan data survey dari kelompok lain, buku, hasil penelitian, ataupun apapun itu.

Kelebihan metode ini adalah kalian tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan biaya alias lebih hemat dan efektif. Namun, data yang didapatkan tidak spesifik alias tidak benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan bukan merupakan data terbaru.

Jenis pengumpulan data sekunder yang paling populer adalah penggunaan data perusahaan seperti data keluhan pelanggan, data penjualan, dan berbagai data statistik lainnya.

Cara melakukan riset pasar dengan metode seperti ini bisa kalian pergunakan untuk:

  • Memperbaiki kualitas produk, jasa, pelayanan pelanggan dengan menganalisa daftar keluhan yang ada selama ini
  • Membandingkan tingkat penjualan dari waktu ke waktu untuk melihat trend penjulalan


 

Kesalahan Umum dalam Melakukan Riset Pasar

Kalian telah menentukan tujuan utama dari riset pasar, tipe riset pasar serta metode untuk mengumpulkan data. Sudah cukup? Pastikan kalian menghindari beberapa kesalahan umum dalam melakukan riset pasar berikut ini:

 

Sampel pasar yang terlalu sempit

Siapa saja yang kalian pilih untuk mengisi survey kalian? Apakah hanya teman, keluarga dan orang-orang terdekat saja?

Tidak ada salahnya bila kalian meminta mereka untuk mengisi survey untuk bisnis anda, namun terkadang jawaban yang mereka berikan cenderung subjektif.

Lakukan survey kepada calon pelanggan diluar sana dan cari tahu mengenai minat, kebutuhan dan harapan mereka yang sebenarnya.

 

Bergantung pada metode pengumpulan data sekunder

Metode pengumpulan data sekunder dalam riset pasar merupakan metode yang hebat. Kalian bisa menemukan begitu banyak informasi dalam waktu yang singkat dan tanpa perlu menghabiskan biaya yang besar.

Namun, apakah kalian yakin data yang kalian kumpulkan adalah data terbaru? Apakah data tersebut benar-benar mampu menjawab pertanyaan kalian?

Cara melakukan riset pasar yang tepat adalah dengan tidak bergantung hanya pada satu metode saja. Kombinasikan kedua metode untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

Menggunakan data berbasis web

Data berbasis web sangat mudah untuk ditemukan namun hal ini berarti data yang sama tersedia untuk semua orang.

Selain itu, dengan perkembangan internet saat ini, kalian tidak bisa menjamin bahwa semua data tersebut merupakan data yang akuran.

Lakukan riset pasar yang lebih mendalam dengan memanfaatkan sumber informasi yang lain seperti perpustakaan ataupun mengunjungi business center.

Apakah kalian sudah siap untuk melakukan riset pasar? Ikuti tahapan-tahapan cara melakukan riset pasar seperti yang telah dijelaskan diatas untuk mendapatkan data yang kalian butuhkan.

Setelah kalian mengumpulkan banyak data pastinya butuh untuk melakukan input data. Demi mempermudah dan mempercepat kerja kalian #JanganBikinSusah pakai Jasa Data Entry di Sribulancer

Jangan lupa untuk membaca panduan lainnya:

9 Rahasia Penting dalam Perencanaan Produk Baru yang Pasti Laris

Panduan lengkap dengan rahasia sukses dalam perencanaan produk baru yang sesuai dengan jenis kebutuhan dan target market. Dijamin 90% pasti laris.

 

7 Langkah Mudah Untuk Membangun Brand Identity yang Kuat Untuk Brand Kalian

Tidak ada perusahaan yang bisa sukses tanpa melakukan promosi identitas. Segala sesuatu yang terkandung dalam nilai brand harus dipersiapkan dari awal. Panduan ini akan membahas secar lengkap.

 

(Terlengkap) Panduan Membuat Perizinan Usaha untuk Bisnis

Bisnis Anda sudah berjalan? Panduan ini berisi megurus perizinan usaha, mulai dari SIUP sampai SITU lengkap dengan pendaftaran merek.

Adhitya Pratama

Adhitya Pratama

Creator of Dongengtravel.com | Digital Marketing at Sribu & Sribulancer
Follow Me:
Read previous post:
15 Pilihan Cara Bisnis Online yang Bisa Merubah Hidup Kalian

Mengapa sih kita perlu tahu cara bisnis online? jawabannya mudah Karena konsumen sudah bergeser dari offline ke online. Tidak percaya?...

Close