5 Macam Permasalahan UMKM yang Menjadi Tantangan dalam Berbisnis Beserta Solusinya

Tahukah kalian bahwa UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) menguasai 99% kegiatan bisnis di Indonesia? Selain mendominasi kegiatan bisnis di negeri ini, UMKM juga telah membuka lapangan kerja untuk 107,6 juta orang. UMKM berperan besar bagi pembangunan perekonomian Indonesia karena memiliki sejumlah keunggulan yakni biaya rendah, kemampuan fokus yang spesifik, kecepatan inovasi dan fleksibilitas nasional. Meski mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi, ternyata masih banyak permasalahan UMKM yang menanti solusi.

Permasalahan UMKM

photo doc: saultonline.com

Pengertian UMKM dan Jenis UMKM

Sebelum mengupas permasalahan UMKM dan solusinya, ada baiknya pahami terlebih dahulu pengertian UMKM. Merujuk pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 yang dimaksud usaha mikro adalah usaha milik perorangan atau badan usaha perorangan yang mempunyai kekayaan bersih maksimal 50 juta selain bangunan tempat usaha dan tanah, serta memiliki hasil penjualan maksimal 300 juta.

Masih berdasarkan Undang-Undang yang sama, pengertian usaha  kecil adalah usaha perseorangan atau badan usaha yang bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan dari usaha menengah atau usaha besar. Usaha kecil memiliki aset 50 juta hingga 500 juta dengan omzet 300 juta sampai dengan 2,5 miliar. Sedangkan pengertian usaha menengah   adalah usaha yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan cabang perusahaan atau anak perusahaan dari usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah aset 500 juta sampai 10 miliar dan nilai omzet 2,5 miliar hingga 50 miliar.

Adapun jenis-jenis usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Jenis usaha mikro antara lain tambal ban, warung nasi, peternak ayam, warung kelontong dan usaha sejenis lainnya.  Sedangkan jenis usaha kecil dibedakan ke dalam tiga jenis usaha yakni industri kecil, perusahaan berskala kecil dan usaha informal. Sementara itu beberapa jenis usaha menengah antara lain usaha perdagangan yang melibatkan aktivitas ekspor impor, industri makanan dan minuman, usaha pertanian, usaha peternakan, usaha perkebunan, usaha ekspedisi dan jasa transportasi, serta usaha pertambangan.

Tantangan Bisnis

photo doc: securitymagazine.com

Permasalahan UMKM dan Solusinya

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan, setidaknya ada 5 permasalahan UMKM yang kerap dihadapi para pelaku UMKM dan membutuhkan solusi. Bisa jadi saat ini kalian sedang menghadapi kelima permasalahan tersebut atau beberapa diantaranya. Permasalahan UMKM ini sekaligus menjadi tantangan bisnis bagi setiap pelaku UMKM yang ingin bertahan dan mengembangkan usahanya. Berikut ini rincian permasalahan yang dihadapi para pelaku UMKM beserta solusinya.

1. Permasalahan UMKM Seputar Permodalan

Crowd Funding

photo doc: secureservercdn.net

Permasalahan modal untuk pengembangan usaha dihadapi oleh sebagian besar pelaku UMKM. Ide bisnis baru untuk perluasan usaha pun kerap kali harus disingkirkan jauh-jauh karena permasalahan yang satu ini. Akar masalah permodalan ini terbilang klasik, para pelaku UMKM sering dinilai tak mampu memenuhi persyaratan perbankan alias tidak bankable. Jika kalian menghadapi masalah yang sama, lantas apa solusi untuk tantangan bisnis yang satu ini?

Kemajuan teknologi finansial saat ini telah melahirkan pendanaan yang menggunakan sistem equity crowd funding. Kalian bisa mendapatkan modal usaha dari orang-orang yang berminat untuk membiayai suatu usaha. Pendanaan ini ditujukan tak hanya untuk UMKM saja tetapi juga untuk bisnis startup. Beberapa contoh pendanaan dengan sistem crowd funding antara lain Gandengtangan.com, Indiegogo.com, kolase.com, Akseleran.com, dan Koinworks.com.

Tentu saja perusahaan-perusahaan crowd funding tersebut masih menerapkan sejumlah persyaratan jika kalian ingin mengajukan permintaan permodalan. Namun persyaratan-persyaratan tersebut biasanya tak serumit seperti ketika berhubungan dengan perbankan. Perusahaan crowd funding juga mengenakan bunga pinjaman dengan besaran yang terbilang rendah. Kalian bisa mencermati ketentuan pada masing-masing perusahaan crowd funding untuk mendapatkan penawaran terbaik. Pastikan perusahaan crowd funding yang kalian pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Intinya, perusahaan crowd funding berusaha mempertemukan pelaku usaha dengan investor melalui teknologi informasi dengan persyaratan yang lebih mudah dibanding bank konvensional.

jasa digital marketing

2. Permasalahan yang Berkaitan Dengan Daya Saing Produk

Daya Saing Produk

photo doc: homeli.co.uk

Jumlah produk UMKM yang mampu menembus pasar internasional masih sangat sedikit sekali. Faktor utama yang menjadi penyebab sulitnya produk UMKM bersaing di pasar mancanegara adalah daya saing produk. Daya saing produk UMKM masih harus dibenahi dalam hal kualitas dan harga.

Berkaitan dengan kualitas produk, ada beberapa hal yang perlu kalian benahi yakni berkaitan dengan bahan, finishing produk, keahlian, konsistensi standar dan juga kemasan dengan brand identity yang kuat. Permasalahan UMKM ini sesungguhnya bisa diatasi jika kalian sebagai pelaku UMKM mau membuka diri dan bergabung dengan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM serta perusahaan-perusahaan yang memberi perhatian khusus kepada UMKM.

Contohnya saja Bimbingan Teknis kepada Koperasi dan pelaku usaha kopi yang baru-baru ini diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, pelatihan desain kemasan dan pelatihan food photography yang diadakan PT. Indofood Tbk Divisi Bogasari, dan beberapa pelatihan sejenis lainnya. Informasi mengenai pelatihan-pelatihan tersebut bisa diperoleh dengan mudah bila pelaku UMKM memanfaatkan jaringan internet dengan optimal atau bergabung dengan komunitas-komunitas usaha.

Dalam hal kualitas, produk UMKM Indonesia sebenarnya masih jauh lebih berkualitas jika dibandingkan dengan produk-produk Cina yang berhasil menembus pasar global. Produk-produk Cina unggul dalam hal jumlah dan harga yang terbilang sangat murah. Tentunya dengan kualitas yang lebih baik, produk UMKM Indonesia tidak perlu ditawarkan dengan harga yang terlalu murah. Solusinya, produk UMKM perlu ditawarkan kepada target pasar yang tepat.

Kalian tentunya telah mengetahui bahwa produk low end didominasi oleh produk-produk Cina dan Vietnam. Sedangkan produk-produk high end telah dikuasai produk-produk bermerek yang berasal dari kawasan Eropa. Melihat kondisi ini, maka kalian sebagai pelaku UMKM sebaiknya bermain di tengah dengan produksi yang unik dan terbatas sehingga bisa menaikkan nilai produk.

9 Rahasia Penting dalam Perencanaan Produk Baru yang Pasti Laris

Panduan lengkap dengan rahasia sukses dalam perencanaan produk baru yang sesuai dengan jenis kebutuhan dan target market. Dijamin 90% pasti laris.

3. Permasalahan Pemasaran

Online Marketing

photo doc: anthillonline.com

Produk-produk UMKM sebagian besar dipasarkan dengan cara-cara sederhana sehingga jangkauannya belum luas. Banyak pihak mendorong UMKM untuk menembus pasar global. Sebagian pelaku UMKM sendiri juga punya mimpi untuk menjual produk mereka ke pasar internasional. Sayangnya, keterbatasan pengetahuan mengenai cara pemasaran online masih menjadi kendala utama. Apakah kalian juga mengalami kendala ini?

Pemasaran online memang menjadi solusi untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi. Melalui pemasaran online, kalian bisa langsung memasarkan produk  kepada pembeli di luar negeri. Kalian dapat memanfaatkan sosial media dan website untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Jika kalian mengalami kesulitan untuk memasarkan secara online, manfaatkanlah jasa online marketing. Kalian bisa berdiskusi dengan penyedia jasa online marketing yang menguasai strategi pemasaran online dan sudah berpengalaman dengan sosial media marketing.

4. Permasalahan Brand Identity

Brand Identity

photo doc: spellbrand.com

Tak sedikit pelaku UMKM yang mengabaikan pentingnya brand identity. Brand identity tak hanya bisa kalian tonjolkan dari kemasan produk saja tetapi juga dari keunikan dan inovasi produk. Produk yang unik sudah pasti akan mencuri perhatian sekalipun harganya terbilang mahal. Pemasalahan UMKM yang satu ini bisa diatasi dengan mengadopsi kekayaan budaya lokal di Indonesia dan menampilkannya dengan tampilan yang kontemporer. Budaya lokal di setiap negara pastinya berbeda dan memiliki ciri khas sehingga produk kalian akan tampil unik.

Jika kalian telah memiliki produk yang unik hasil inovasi produk, kalian bisa mencoba strategi yang digunakan negara-negara Eropa. Mereka tidak memproduksi suatu produk secara massal melainkan meluncurkan produk-produk eksklusif. Suatu produk hanya diproduksi dalam jumlah yang terbatas lalu dipublikasikan secara luas. Hal ini lantas membuat calon konsumen tergiur untuk mendapatkan produk yang hanya bisa dimiliki beberapa orang saja. Strategi ini juga bisa menjadi solusi jika kalian sebagai pelaku UMKM ingin menembus pasar global namun memiliki keterbatasan dalam hal produksi.

7 Langkah Mudah Untuk Membangun Brand Identity yang Kuat Untuk Brand Kalian

Tidak ada perusahaan yang bisa sukses tanpa melakukan promosi identitas. Segala sesuatu yang terkandung dalam nilai brand harus dipersiapkan dari awal. Panduan ini akan membahas secar lengkap.

5. Permasalahan Produktivitas

Produktivitas

photo doc: businessmagazinegainesville.com

Sebagian pelaku UMKM enggan beralih dari cara-cara yang selama ini dijalani. Misalnya saja berkaitan dengan pemasaran, pembukuan, produksi, manajemen karyawan dan sebagainya. Padahal kemajuan dunia tak bisa dibendung lagi. Jika kalian termasuk pelaku UMKM yang malas berubah, maka bersiaplah tergerus kemajuan zaman.

Bila ingin berkembang, kalian harus terbuka dengan berbagai hal baru yang terus bermunculan. Contohnya saja pemasaran online yang menggeser pemasaran offline, mesin-mesin modern yang semakin canggih dan cepat, serta pembukuan yang memanfaatkan aplikasi teknologi informasi.

Untuk meningkatkan produktivitas, sebaiknya kalian menyediakan waktu dan dana untuk melakukan kegiatan riset dan pengembangan. Tujuannya tak lain supaya produk kalian lebih berkembang baik dalam hal kualitas, desain dan juga target pasar.

jasa pembuatan website toko online

Nah, itulah setidaknya 5 permasalahan UMKM yang dikumpulkan dari berbagai sumber beserta solusinya. UMKM yang kuat dan berkembang pastinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Kalian sebagai pelaku UMKM, dituntut untuk terus belajar dan membuka diri terhadap hal-hal baru yang dapat membuat usaha kalian menjadi semakin maju serta mampu memberikan lapangan kerja bagi banyak orang.

Read previous post:
iklan online meningkatkan penghasilan
4 Iklan Online yang Dipercaya Sanggup Meningkatkan Penghasilan

Cepat dan pasti, di tahun 2020 nilai pemasangan iklan online oleh brand-brand di media sosial akan melampui nilai belanja iklan...

Close